Berita Terkini

Strategi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemula dalam Pilkada Serentak 2024

Enrekang- Sabtu, 27 Agustus 2024, di Cafe Demokrasi Mr. Cafe ID, Kecamatan Alla, digelar acara penting yang bertujuan untuk memperkenalkan strategi sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada pemilih pemula dalam rangka Pilkada Serentak 2024. Acara ini menghadirkan dua pemateri utama, yaitu Dr.Buhari S.Pd,.M.Pd dan Dr. Djabal Nur Basir S.SI,.M.SI, serta program kerja kkn tematik ini dimoderatori oleh M.Fadly dan Anastasya. Tujuan Acara ini Meningkatkan Pengetahuan Pemilih Pemula,memastikan pemilih pemula memahami proses dan pentingnya partisipasi dalam pemilihan umum dan menjelaskan Proses Pilkada memberikan penjelasan mendetail mengenai tahapan dan prosedur Pilkada Serentak 2024 dan Mendorong Partisipasi Aktif, Menciptakan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai pemilih untuk memastikan tingkat partisipasi yang tinggi dan informatif. Buhari dalam pemaparannya menekankan, "Pendidikan pemilih adalah kunci untuk memastikan bahwa setiap suara yang diberikan dalam Pilkada Serentak 2024 adalah suara yang terinformasi dan bertanggung jawab."ujarnya Sementara itu, Pak Djabal menambahkan, "Sosialisasi yang efektif kepada pemilih pemula akan membantu mengurangi potensi kesalahan dalam pemilihan dan meningkatkan kualitas demokrasi kita." Moderator Fadly juga menyampaikan, "Kami berharap acara ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi." Dengan upaya ini, diharapkan pemilih pemula akan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi Pilkada Serentak mendatang. SBR

Mahasiswa KKNT Unhas KPU Enrekang Gelombang 112 gelar Sosialisasi Pemilih Pemula.

Enrekang- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) KPU Kabupaten Enrekang  Gelomban 112 gelar  sosialisasi pendidikan pemilih pemula di SMK Negeri 5 Enrekang. Kamis (25/7). Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi dari KPU Enrekang dan mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin KPU Kabupaten Enrekang gelombang 112. Terdapat dua materi utama yang dibawakan dalam kegiatan ini yaitu gerekan anti golput dan pilkada cerdas. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa SMK Negeri 5 Enrekang. Agenda ini dihadiri langsung oleh kepala Kepala SMKN 5 Enrekang dan Komisioner PLH  ketua KPU Kabupaten Enrekang. Agenda ini bertujuan untuk mengajak dan menanamkan kesadaran untuk pemilih pemula. Kegiatan sosialisasi ini digelar sebagai usaha agar pemilih pemula sadar untuk berpartisipasi tidak hanya dalam hal menggunakan hak suara, namun juga dalam segala rangkaian pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati Kabupaten Enrekang dalam Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) 2024 mendatang . Dalam kesempatannya Afifah Nur Shafira yang menjadi salah satu pemantik pemateri dalam kegiatan sosialisasi ini berharap melalui rangkai diskusi dengan para pemilih pemula, ia berharap agar terdapat sebuah pembelajaran yang dapat dipetik terkhusus mengenai pentingnya partisipasi dalan PILKADA. "Dalam setiap PILKADA, setiap suara sangat berharga dan dapat menentukan masa depan  bangsa kita. Oleh karena itu, memilih tidak menggunakan hak suara atau menjadi golput merukapan sikap yang sebaiknya dihindari." Tutur Afifah. SBR

Simulasi Pengamanan Kota di KPU Enrekang Melibatkan Mahasiswa KKN Tematik

Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan jelang pemilihan, Kepolisian Resor (Polres) Enrekang bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang menggelar simulasi pengamanan kota atau Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) pada Rabu (24/07/2024). Simulasi ini mendapat dukungan penuh dari mahasiswa KKN Tematik yang saat ini sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata di KPU Enrekang, Polres Enrekang, Intel, dan Ketua KPU Enrekang turut terlibat langsung dalam pelaksanaan simulasi ini. Humas Polres  Enrekang, IPTU Agung yulianto S.H., M.H., menjelaskan bahwa tujuan utama dari simulasi ini adalah untuk memastikan kesiapan pengamanan dalam rangka antisipasi potensi gangguan saat pemilihan berlangsung di wilayah Kabupaten Enrekang. "Kami berharap seluruh masyarakat dapat menerima apapun hasil pemilihan dengan sikap yang baik, tanpa melakukan tindakan anarkis. Jika ada aspirasi, silakan disampaikan dengan damai," ujar IPTU Agung. Pelibatan mahasiswa KKN Tematik dalam simulasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga sekaligus memperkuat kolaborasi antara pihak kepolisian, KPU, dan elemen masyarakat lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan. Dengan adanya simulasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keamanan dan ketertiban selama pemilihan, serta mampu menghormati hasil pemilihan dengan lapang dada. SBR

KPU Enrekang Koordinasi dengan Disdukcapil dan Rutan

Enrekang- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Enrekang untuk memastikan validitas data pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Pertemuan yang berlangsung pada Senin (23/07/2024) ini bertujuan untuk menyinkronkan data kependudukan yang akan digunakan dalam penyusunan daftar pemilih tetap (DPT). Dalam kesempatan tersebut, KPU Enrekang juga mengadakan koordinasi dengan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Enrekang untuk menyusun daftar pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus yang berlokasi di Rutan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa hak pilih para tahanan dan narapidana tetap terlindungi dan mereka dapat berpartisipasi dalam Pilkada 2024. Maswar selaku Perencanaan data dan informasi menyatakan bahwa koordinasi dengan Disdukcapil sangat penting untuk memastikan bahwa setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat terdaftar sebagai pemilih. "Kami berkomitmen untuk menyelenggarakan Pilkada yang jujur dan adil, dan validitas data pemilih merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut," ujarnya. Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Enrekang menyambut baik inisiatif KPU dalam menyusun TPS khusus di Rutan. Dengan langkah koordinasi ini, diharapkan proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan dengan lancar dan partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 meningkat. KPU Enrekang juga mengajak seluruh pihak terkait untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada yang demokratis dan transparan. SBR

Usai Mengikuti Ortug, KPU Fokus Jalankan Tahapan Pilkada

ENREKANG--KPU Kabupaten Enrekang telah mengikuti orientasi tugas (Ortug) yang dilaksanakan KPU RI di Resimen Induk Daerah Militer Jaya/Jayakarta (Rindam Jaya), 16 - 20 Juli 2024. Ini merupakan Ortug gelombang VII yang diikuti 300 lebih Anggota KPU dan Sekretaris KPU/KIP Kabupaten/Kota dari berbagai provinsi. Melalui kegiatan ini peserta diharapkan lebih memahami tugas wewenang dan kewajibannya sebagai anggota KPU/KIP Kabupaten Kota, serta menunjukkan kedisiplinan yang tinggi dalam mengemban tugas. Ortug ini dikemas dalam pendidikan bela negara dengan memanfaatkan fasilitas di Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara Rinfam Jaya. Kegiatan tak hanya pemberian materi terkait tugas-tugas KPU, tetapi diselingi dengan pendidikan karakter. Anggota KPU Enrekang divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Muhammad Rahmat, menyatakan banyak pelajaran yang didapatkan setelah mengikuti kegiatan ortug ini. "Ini sangat berpengaruh untuk organisasi, peserta tak hanya dibekali pemahaman terkait tugas sebagai penyelenggara pemilu/pemilihan, tetapi juga melatih mental dan saling bertanggungjawab. Yang paling penting bagaimana bekerja tim," ujarnya. Rahmat menambahkan, usai mengikuti kegiatan ortug, KPU Enrekang kini fokus menjalankan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulsel serta pemilihan Bupati dan wakil bupati Enrekang 2024. SBR

KPU Enrekang Fokus Pada Tahap Pilkada 2024

Enrekang- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang kini tengah fokus mempersiapkan tahap awal pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Dalam rangka memastikan data pemilih yang akurat dan valid, KPU Enrekang mengintensifkan proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di seluruh desa dan kecamatan di wilayahnya, Senin (22/07/2024) Proses coklit ini bertujuan untuk memperbarui data pemilih agar sesuai dengan dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK). Dengan coklit, KPU Enrekang berharap dapat menyaring data pemilih secara tepat sehingga tidak ada pemilih ganda atau pemilih yang tidak memenuhi syarat. Untuk memaksimalkan proses ini, KPU Enrekang bekerja sama dengan mahasiswa KKN tematik dari Universitas Hasanuddin (Unhas). Para mahasiswa ini terlibat dalam penginputan data serta mendukung pendokumentasian arsip coklit di setiap desa dan kecamatan. Kehadiran mereka diharapkan mampu mempercepat proses coklit dan memastikan tidak ada data yang terlewat. Menyampaikan pentingnya tahap coklit ini sebagai fondasi bagi kesuksesan Pilkada 2024. "Coklit adalah langkah krusial dalam memastikan bahwa daftar pemilih tetap kita akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami menghargai dukungan dari para mahasiswa KKN Unhas yang turut membantu kami dalam proses ini," ujarnya. Dengan adanya kolaborasi ini, KPU Enrekang optimis dapat mempersiapkan Pilkada 2024 dengan lebih baik dan memberikan hak pilih kepada masyarakat secara adil dan merata. Proses coklit ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan hingga semua data pemilih di seluruh desa dan kecamatan terverifikasi dengan baik. Melalui langkah-langkah ini, KPU Enrekang berkomitmen untuk menyelenggarakan Pilkada 2024 yang transparan dan berkualitas, memberikan kepercayaan penuh kepada masyarakat dalam proses demokrasi di Kabupaten Enrekang. SBR

🔊 Putar Suara